Bandung, Indonesia

Informasi latar belakang
Bandung, ibukota administrasi kolonial Belanda yang lama, merupakan pemukiman yang luar biasa di perbukitan Indonesia. Kini dikenal sebagai taman bermain akhir pekan elit Jakarta, Bandung menjadi tuan rumah sejumlah gerai factory outlet yang memusingkan dan disebut ‘bungalow orang kaya’. Namun, sosok mengesankan Tangkuban Perahu, sebuah gunung berapi aktif sekitar 1,5 jam dari pusat kota, mengingatkan wisatawan bahwa alam tidak pernah jauh di Bandung dan memang, ada banyak hal yang harus dilakukan di Bandung, baik dari segi belanja maupun ekowisata.

Sebagian besar penduduk Bandung berasal dari keturunan Sunda, dan karenanya mereka berbicara bahasa Sunda, varian dari bahasa Indonesia resmi. Ada sebagian besar umat Islam di Bandung. Namun, kelompok agama besar lainnya termasuk agama Kristen, diikuti oleh Hinduisme dan Buddhisme. Ada banyak masjid dan katedral warisan yang bisa dilihat di sekitar Bandung.

Akomodasi
Hotel ini banyak di Bandung tapi perhatikan bahwa harga akomodasi terasa lebih tinggi daripada di lokasi seperti Bali atau Lombok. Kami merekomendasikan Patradisa Budget Hotel di Jalan Wastu Kencana karena kami merasa ini adalah nilai untuk uang dan kamarnya dilengkapi dengan perabotan dan bersih. Sarapan disertakan dan terbaik dari semua, hotel ini dapat dicapai dengan berjalan kaki dari mal-mal besar dan factory outlet di Bandung.

Hal yang harus dilakukan

* Belanja
Tempat wisata Bandung jelas merupakan tempat bagi semua para shopaholic di luar sana. Ada banyak barang palsu berkualitas tinggi. Barang asli tersedia dalam persediaan terbatas. Pakaian, tas tangan, kerajinan tradisional semuanya tersedia di Bandung. Titik-titik hotspot belanja lokal termasuk Jalan Riau, Jalan Dago dan Jalan Otto, di mana Pasar Baru, toko bertingkat 7 dan toko barang kerajinan berada. Anda mungkin perlu waktu 2-3 hari untuk menjelajahi dan mengunjungi semua factory outlet di Bandung.

* Gunung Tangkuban Perahu
Tangkuban Perahu adalah gunung berapi yang cukup aktif 1,5 jam di sebelah utara Bandung. Anda bisa berkendara ke puncak Tangkuban Perahu, tapi anehnya, jangan sampai turun dari situ. Oleh karena itu, banyak ‘pemandu’ lokal akan berkerumun ke arah Anda dan menawarkan ‘keahlian’ mereka untuk menurunkan Tangkuban Perahu. Jika ini adalah pertama kalinya Anda di sini, kami dengan enggan menyarankan Anda untuk memilih pemandu, siapa yang akan menjual terlalu mahal Anda. Di puncaknya, akan banyak penjual kerajinan dan stroberi lokal. Ada juga beberapa warung di lokasi yang indah dimana Anda bisa menikmati secangkir kopi dan menikmati pemandangan yang menakjubkan. Penambahan gunung berapi akan memakan waktu sekitar 1 jam dan Anda akan melewati beberapa geyser yang mengepul dan mata air panas di dasar Tangkuban Perahu. Anda dapat membuat kaki Anda dipijat di sini dengan lumpur vulkanik sekitar 20.000 RP atau sebaliknya, cukup celupkan kaki Anda dan bersantailah di sumber air panas yang berlimpah. Ini adalah daerah yang sangat turis, meskipun.

* Gunung Kawah Putih
Kawah Putih (Kawah Putih) adalah sebuah kawah vulkanik yang punah yang terletak di sebelah barat daya Bandung. Perjalanan dari kota Bandung memakan waktu sekitar 2 jam. Akan ada van pickup di dasar Kawah Putih untuk mengantarmu ke kawah sebenarnya. Mengemudi dengan kendaraan pribadi Anda mungkin, tapi sangat mahal. Pickup ini hanya berharga 15.000RP dan menggunakan van pickup ‘safari-style’ sisi terbuka, yang membuat perjalanan naik sangat menarik. Pemandangan Kawah Putih sendiri memang menakjubkan dan terkadang tidak nyata. Kadang-kadang, awan akan bercampur dengan gas belerang dari kawah, membentuk latar belakang putih sepenuhnya ini. Lokasi yang menakjubkan untuk foto dan harus-kunjungan! Sebuah kata nasihat, sangat dingin di puncak Kawah Putih, jadi bawalah jaket dan sarung tangan Anda.

* Gunung Papandayan
Gunung Papandayan terletak di Wilayah Garut, sekitar 3 jam perjalanan dari Bandung. Ini adalah gunung berapi aktif dan sangat tidak stabil yang terakhir meletus pada tahun 2002. Menyewa pemandu di dasar gunung berapi dan perjalanan mendaki gunung berapi dapat berlangsung antara 2 sampai 3 jam atau sepanjang hari, tergantung pada rute yang Anda tempuh. Sepanjang jalan, Anda akan melewati lubang belerang yang mendesis dan danau belerang yang indah dan tajam. Bau busuk dari gas belerang sangat kuat di sini, jadi bawalah handuk untuk menutupi hidung Anda. Di puncak Gunung Papandayan, ada danau yang indah yang disebut Danau Hijau, yang bisa Anda nikmati, jika Anda mau. Pasti tempat yang bagus untuk mengambil foto yang bagus karena pemandangannya mempesona. A must-go karena Anda bisa bangun-dekat dengan kawah mendidih dan ventilasi belerang tanpa hambatan. Luangkan waktumu untuk menikmati pemandangan dari puncak Gunung Papandayan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s